Tinjauan Pustaka: Pola Persebaran Permukiman

2.1 Pola Persebaran Permukiman

Pola permukiman menunjukkan tempat bermukim manusia dan bertempat tinggal menetap dan melakukan kegiatan/aktivitas sehari-harinya (Subroto, 1983:176). Permukiman dapat diartikan sebagai suatu tempat (ruang) atau suatu daerah dimana penduduk terkonsentrasi dan hidup bersama menggunakan lingkungan setempat, untuk mempertahankan, melangsungkan, dan mengembangkan hidupnya (Martono dan Dwi, 1996:abstrak). Pengertian pola dan sebaran permukiman memiliki hubungan yang sangat erat. Sebaran permukiman membincangkan hal dimana terdapat permukiman dan atau tidak terdapat permukiman dalam suatu wilayah, sedangkan pola permukiman merupakan sifat sebaran, lebih banyak berkaitan dengan akibat faktor-faktor ekonomi, sejarah dan faktor budaya. Ada beberapa cara untuk mengukur pola permukiman, salah satunya dengan rumusan analisis tetangga terdekat (T),

Untuk mencapai tujuan penelitian ini, yaitu mengetahui pola sebaran permukiman di Kota Kediri apakah mengelompok, seragam atau acak (menyebar tidak merata) dianalisis dengan teknik analisis tetangga terdekat (T). Dalam teknik analisis ini apabila T=0 berarti pola permukiman mengelompok, T=1 pola permukiman random (menyebar tidak merata) sedang T=2,15 maka pola permukimannya seragam.

pola sebaran permukiman

Gambar 2.1 Pola Persebaran Permukiman

Leave a Reply